Resume Artikel Ilmiah “Children’s social skills through traditional sport games in primary schools”

 


Artikel ini berfokus pada pentingnya pembentukan keterampilan sosial anak melalui permainan olahraga tradisional di sekolah dasar. Studi ini menekankan pada modifikasi permainan tradisional "Gobak Sodor" sebagai media pembelajaran dalam pendidikan jasmani, yang dapat membantu anak-anak mengembangkan berbagai keterampilan sosial, seperti tanggung jawab pribadi dan sosial, kerjasama tim, komunikasi, dan kepedulian antar teman.

Permainan tradisional seringkali dipandang sebelah mata dalam konteks pendidikan modern, terutama dalam pembentukan karakter anak. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi dari permainan tradisional seperti "Gobak Sodor" yang disesuaikan dengan teori pendidikan olahraga dan perkembangan multilateral anak dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan keterampilan sosial. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan observasi dan wawancara tidak terstruktur dengan guru dan siswa.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan permainan "Gobak Sodor" yang telah dimodifikasi, anak-anak dapat belajar untuk bertanggung jawab baik secara pribadi maupun sosial, mengembangkan keterampilan kerjasama dalam tim, serta meningkatkan kemampuan komunikasi baik verbal maupun non-verbal selama permainan berlangsung. Anak-anak juga menunjukkan kepedulian yang lebih besar terhadap teman-teman mereka selama dan setelah permainan.

Guru pendidikan jasmani memainkan peran penting sebagai fasilitator dalam pembentukan keterampilan sosial anak. Mereka harus kreatif dalam mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak-anak dan tujuan pembelajaran. Dalam konteks ini, permainan "Gobak Sodor" tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas fisik tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk karakter anak-anak, melalui nilai-nilai luhur yang terkandung dalam permainan tersebut.

Penelitian ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam pendidikan jasmani di Indonesia, di mana masih ada pandangan bahwa pendidikan jasmani tidak efektif dalam membentuk karakter anak dan dianggap hanya sebagai kegiatan bermain. Hasil penelitian ini mencoba membantah pandangan tersebut dengan menunjukkan bahwa, dengan pendekatan yang tepat, pendidikan jasmani dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk pengembangan keterampilan sosial dan karakter anak-anak.

Sebagai kesimpulan, penelitian ini menegaskan pentingnya permainan tradisional yang dimodifikasi dalam pendidikan jasmani sebagai alat untuk membentuk keterampilan sosial anak-anak. Pendekatan ini tidak hanya membantu dalam pengembangan fisik anak tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi pembentukan karakter dan keterampilan sosial mereka, yang akan berguna dalam kehidupan sehari-hari mereka di masa depan. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi permainan tradisional lainnya yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan untuk mencapai hasil yang serupa.

Tugas PKKMB : Mochamad faiq hakim

Komentar